Jangan Biarkan Misophonia Menggangu Hubungan Kalian

0
55
misophonia

Apakah ada suara tertentu dalam sehari-hari yang dapat memicu dirimu bereaksi emosional secara berlebihan,suara itu sangat tidak nyaman untuk dirimu,tetapi untuk orang lain disekitarmu merasa baik baik saja dan merasa tidak terganggu. Bisa saja kamu mengidap Misophonia,. Misophonia adalah ketidaksukaan yang begitu kuat dan berlebihan terhadap suara-suara tertentu,dan cenderung membenci suara-suara tersebut.

Misophonia adalah gangguan di mana suara-suara tertentu memicu respons emosional atau fisiologis yang mungkin dirasakan oleh beberapa orang sebagai hal yang biasa saja dan sesuatu yang wajar namun untuk mereka yang mengalaminya akan memunculkan respon yang kadang-kadang di anggap tidak masuk akal. Mereka yang memiliki misophonia mungkin menggambarkan  sebuah suara sebagai sesuatu hal yang “membuat gila.” Reaksi mereka dapat berkisar dari kemarahan dan kekesalan hingga kepanikan dan kebutuhan untuk melarikan diri. Gangguan ini kadang-kadang disebut sindrom sensitivitas suara selektif.

Orang-orang dengan misophonia sering melaporkan bahwa mereka dipicu oleh suara-suara oral – suara yang dibuat seseorang ketika mereka makan, bernapas, atau bahkan mengunyah. Atau suara mendengkur saat tidur, atau gesekan gigi pasangan kita yang sedang tidur, ada banyak varian dan bentuk sumber kecemasan yang di timbulkan dari efek ini,setiap orang memiliki perbedaan atau jenis suara yang membuat mereka risih, hal ini seperti seseorang diserang alergi, yah alergi terhadap suara suara terntu. Satu hal yang pasti bahwa kemunculan suara yang tidak menyenangkan ini membuat kita merasa tidak nyaman dan merasa ingin melarikan diri

Para peneliti percaya bahwa mereka yang memiliki misophonia mungkin sudah memiliki masalah dengan bagaimana cara kerja otak mereka dalam menyaring suara. Kelainan ini bisa saja bersifat ringan hingga berat. Individu melaporkan serangkaian respons fisiologis dan emosional, dengan kognisi yang menyertainya. Jika Anda memiliki reaksi ringan, Anda mungkin merasa:Gelisah,Tidak nyaman,Keinginan untuk melarikan diri,Menjijikkan

Tentu hal ini akan menjadi tantangan kita dalam menjalin hubungan dengan seseorang.  Efek yang ditimbulkan memang beraneka ragam. Tapi kamu perlu tahu hal-hal yang dapat membahayakan efek hubunganmu yang ditimbulkan dari misophonia ini.berikut hal –hal yang harus kamu ketahui untuk mengelolanya agar tak semakin  memicu perselisihan dan persoalan dalam hubunganmu.

Kemarahan

Ketidak nyamanan yang ditimbulkan dari fenomena ini adalah,munculnya reaksi yang berlebih-lebihan, anda bisa saja tiba –tiba menjadi pemarah saat mendengar suara yang tak anda sukai itu. Reaksi kemarahan anda adalah yang paling berbahaya dan dapat mengancam hubungan kalian. Kemarahanmu bisa saja menjadi sebab awal dari ketersinggungan bagi bagi pasanganmu yang seharusnya dia juga bertanggung jawab atas apa yang kamu alami, .tapi kemarahan memang kadang menimbulkan ketidakwajaran.Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa misofonia adalah gangguan berbasis otak. Peneliti menunjukkan gangguan pada konektivitas di bagian otak yang memproses rangsangan suara dan respons dengan melawan / lari. Ini juga melibatkan bagian otak yang memberi kode pentingnya suara.

Kebencian

Efek lainnya yang membahayakan hubunganmu yang ditimbulkan dari hal ini, berupa lahirnya kebencian yang berujung pada tindakan saling menyalahkan satu sama lain. Tidak saling pengertian akan semakin memperparah hubunganmu, terlebih lagi jika pasanganmu sudah tau tentang gejala mesophoniamu.dan sia selalu saja memantik untuk kamu mendengar suara-suara tersebut.. Misofonia kadang-kadang disalahartikan sebagai kecemasan atau gangguan bipolar atau obsesif-kompulsif. Beberapa dokter berpikir bahwa hal itu harus diklasifikasikan sebagai gangguan baru.

Panik

Usia timbulnya kondisi seumur hidup ini tidak diketahui tetapi beberapa orang melaporkan gejala antara usia 9 dan 13 tahun. Misofonia lebih sering terjadi pada anak perempuan dan datang dengan cepat, meskipun tampaknya tidak terkait dengan satu peristiwa saja .kepanikan dapat membuatmu histeris berlebih –lebihan,kadang –kadang kamu meluapkannya dengan teriakan meraung bagai harimau yang sedang lapar dan di cuekin oleh jantannya.. Misophonia tampaknya terjadi sendiri dan juga bersama dengan masalah kesehatan, perkembangan dan kejiwaan lainnya.

Kesulitan emosional

Gangguan itu bisa membuat kamu mengisolasikan diri dalam lingkungan sosialmu,ketika kamu mendapat gangguan suara secara otomatis kamu merasa tidak nyaman, ketidak nyamanan ini bisa saja membuatmu untuk keluar dari lingkaran sosialmu. Kamu mungkin akan menghindari restoran.lebih memilih untuk makan secara terpisah dengan kekasihmu, keluarga atau teman sekamarmu.

Kondisi itu memang memengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi Anda bisa belajar mengelolanya.kamu dapat menanganinya dengan beberapa pendekatan multidisiplin yang menggabungkan terapi suara oleh audiolog dan konseling yang mendukung untuk mengatasinya.kamu dapat mencoba perangkat seperti alat bantu dengar yang menghasilkan suara di telinga kamu seperti air terjun. Kebisingan suara lain dapat mengalihkan pemicu dan mengurangi reaksi yang di timbulkannya.Gaya hidup kamu juga berperan. Berolah raga teratur , banyak tidur , dan kelola stresmu. Kamu juga bisa memakai penutup telinga dan headset untuk menghilangkan suara. Siapkan tempat yang tenang atau tempat-tempat aman di rumamu, di mana tidak seorang pun akan membuat suara-suara yang mengganggumu. [AQL]

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini