Agar menjadi Istri yang baik, 4 hal ini wajib kamu perhatikan!

0
34
SEBELUM MENJADI ISTRI INI HAL YANG WAJIB KAMU TAU

Masih banyak wanita yang datang dan menemui seorang penasihat dan ahli pernikahanuntuk , bertanya: “Bagaimana agar saya dapat menjadi istri yang lebih baik bagi suamiku”. Kita hidup di zaman di mana kita tenggelam dalam lautan informasi . seharusnya kita bisa  lebih mudah dari sebelumnya untuk menemukan segala jenis nasehat dan bimbingan yang kita butuhkan. Tapi ternyata tidak. Ada terlalu banyak informasi di luar sana. Artikel ini akan merangkum jawaban jawaban pilihan agar kamu dapat menjadi partner terbaik untuk suamimu.

Jujurlah – Dalam kondisi apa pun

Jujurlah - Dalam kondisi apa pun

Ada banyak diskusi seputar kemampuan perempuan untuk sepenuhnya jujur. Ada banyak filsuf yang mengklaim bahwa wanita memiliki cara yang sama sekali berbeda dalam melihat kenyataan dan, dari sudut pandang pria, tidak mampu sepenuhnya terbuka dan jujur. Beberapa percaya bahwa ini adalah karena wanita merasakan kelemahan fisik mereka dibandingkan dengan pria dan karenanya secara tidak sadar merasa bahwa satu-satunya senjata mereka adalah dengan melakukan penyembunyian.

Meskipun kita tidak perlu setuju dengan pernyataan yang agak sinis bahwa seorang wanita tidak bisa jujur, satu  fakta yang dapat kita amati bahwa- pria dan wanita melihat kejujuran dengan cara yang berbeda. Lebih tepatnya, pria percaya pada pengungkapan fakta secara blak-blakan, dan bagi mereka, ini adalah tanda rasa hormat dan cinta. Bagi wanita, ada nuansa kebenaran. Wanita percaya pada kebohongan putih. Mereka percaya bahwa ini adalah cara untuk melindungi orang yang mereka cintai dari rasa sakit, stres, keburukan dunia.

Meskipun kedua belah pihak ada benarnya, jika Kamu benar-benar ingin menjadi istri yang lebih baik bagi suami Anda, Kamu perlu belajar berpikir tentang kebenaran sebagai pria. Apa artinya, dalam hal praktik Kamu mengatakan apa yang ada dalam pikiran Kamu dan tidak menambah nambahnya. Bahkan jika Kamu berpikir itu akan menyakitkan, seorang pria akan menghargai percakapan yang jujur ​​meski begitu penting untuk memilih apa yang akan dikatakan dan bagaimana mengatakannya.intinya cobalah untuk Jujurlah dalam kondisi apa pun.

Ungkapkan perasaan dan kebutuhan Kamu secara efektif. Suami Kamu tidak memiliki kekuatan supranatural. Jika Kamu menginginkan sesuatu, mintalah. Jika ada sesuatu yang tidak beres, katakanlah. Jangan memberi isyarat atau atau mengira ia akan “mengetahui”.Cara ini tidak akan menyelesaikan masalah. Jika Kamu ingin mengekspresikan perasaan, Kamuharus bisa mengutarakannya dengan nada yang positif dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh suami dan bukannya malah marah-marah. Inilah caranya:

Ungkapkan “keinginanmu ” Daripada menyalahkan suami karena tidak bisa memenuhi kemauanmu, fokuskan percakapan pada diri sendiri. Misalnya, katakan padanya, “Aku merasa terabaikan jika tidak bisa bertemu denganmu sampai jam 6.30 setiap malam.”

Jangan merendahkan suamimu

jangan merendahkan suamimu

Apakah saat Kamu berbicara dengan suamimu, kamu sedang membayangkan Kamu berbicara dengan seorang anak. Atau kah cara percakapan Kamu bisa dia terjemahkan ke dalam situasi seperti itu? Jika jawaban Kamu adalah ya, maka Kamu perlu berhenti dan segera mengubah cara kamu berkomunikasi dengannya. Karena, betapapun kamu memanjakan perasaan suami Kamu saat ini, ia pada akhirnya ia akan lelah diperlakukan sebagai anak kecil dan dia akan pergi mencari seseorang yang akan benar benar melihatnya seorang pria dalam dirinya .

Berlaku tidak jujur kepada suami sebagaimana kadang beberapa istri tanpa sadar menerapkan hal yang sama untuk mengelabui permintaan anak merupakan tindakan yang membuatnya merasa tidak nyaman dan terkesan direndahkan ,. Setiap pasangan membutuhkan penghargaan dari setiap pasangannya ini bukan persoalan  bias gender

Selanjutnya jangan selalu memberi kecaman kepada suamimu Kecaman dapat menghancurkan sebuah hubungan. Misalnya, tak perlu menceramahi suami tentang bagaimana cara menggunakan mesin pencuci piring “yang benar”. Sepanjang piring yang dicuci itu bersih dan tidak pecah, itu sudah cukup. Biarkan ia mencuci piring dengan caranya sendiri. Tak usah mempermasalahkan hal-hal kecil.

Jangan mengecam suami tanpa memberi solusi yang membangun. Cobalah untuk tenang dan rasional, karena emosi yang tinggi bisa dengan mudah mengubah diskusi menjadi sebuah argumen. Jika Kamu mengecam segala hal yang ia lakukan, maka ia akan mengabaikan Anda.

Kamusebaiknya memuji suami karena melakukan hal yang benar daripada memperdebatkan hal-hal yang salah dilakukannya. Tindakan ini akan membuatnya lebih mendengarkanmu. Ia pun akan lebih bahagia berada di samping kamu

Tingkatkan kualitas sikap penerimaanmu

Tingkatkan kualitas sikap penerimaanmu

Milikilah ekspektasi yang realistis. Baik Kamu atau suammui tidaklah sempurna. Ekspektasi yang tidak bertemu cenderung membuat frustrasi. Jika ekspektasi Kamu terlalu tinggi atau tidak realistis, maka Kamu perlu menentukan standar yang mampu dicapai. Misalnya, tidaklah adil untuk mengharapkan hal-hal yang berlebihan. Jika Kamu ingin lebih sering bersama, sadarilah bahwa keinginan itu harus dibayar dengan pengorbanan.

Ingatlah bahwa tidak ada hubungan yang sempurna. Jika Kamumengharapkan selalu bersama suami dan 100 persen bahagia, maka hal tersebut tidak akan berhasil.

Jangan mengubah kepribadian suami. Terimalah ia apa adanya dan biarkan ia mengetahui bahwa Kamu tak akan pernah menginginkannya berubah demi kamu. Jika Kamu memberi ruang pada suami untuk menjadi dirinya sendiri, maka ia akan bersedia melakukan apa saja untukmu. Suami Kamu adalah individu yang bertumbuh seperti halnya kamu. Cintailah ia apa adanya dan sebaliknya ia pun akan mencintai Kamu tanpa syarat.

Terimalah bahwa Kamu dan suami Kamu bukanlah orang yang sama. Ia tidak akan selalu melihat dunia dengan cara yang sama dengan kamu. Hal itu merupakan sesuatu yang positif. Berdampingan dengan sesorang yang tidak sama dengan Kamu akan membuat hubungan Kamu menjadi lebih kaya.jadi tingkatkanlah rasa penerimaanmu saat ini juga

Jadilah sahabat yang terbaik bagi suamimu

Jadilah sahabat terbaik bagi suamimu

Penuhi kebutuhan suami tanpa menyulitkan kebutuhan Kamu sendiri. Jika ia membutuhkan aktivitas keintiman yang lebih, maka pikirkan kemungkinan-kemungkinannya. Jika ia butuh waktu dengan teman-teman atau hobinya, jangan menjadi posesif. Ia akan lebih bahagia dan berterima kasih pada Kamu karena Kamu menghargainya. Kamu sebaiknya memenuhi segala kebutuhannya atau setidaknya salah satu saja. Namun, jangan melakukannya jika Kamumerasa tidak nyaman.

Jadilah sahabat terbaik bagi suamimu. Bangunlah keakraban yang sejati dan penerimaan tanpa syarat. Tunjukkan kesediaan untuk menerima kritik dan percayalah pada diri sendiri bahwa hubungan Kamu bisa bertahan terhadap konflik. Nikmati saat-saat bernostalgia dan bersenda gurau bersama. Berikan artikel-artikel majalah atau surat kabar yang menurut Kamu bisa menarik perhatiannya. Bisa juga hanya sekadar duduk-duduk saja dalam suasana yang hening dan bersahabat. Bahkan keheningan akan bermakna saat pernikahan Kamu diperkuat oleh persahabatan sejati. Bahkan keheningan dapat menunjukkan kekuatan hubungan pernikahan Kamukarena persahabatan yang sejati.

Persahabatan yang bermakna harus selalu dipelihara agar kehidupan Kamu selalu penuh cinta dan tawa. Pada akhirnya, suami Kamuharus menjadi seseorang yang menjadi tempat Kamu untuk berpaling.

Bukan teman atau pamannya yang membuat ia merasa spesial. Jadilah orang yang paling menyenangkan bagi suamimu. Kamu harus menjadi orang pertama yang ditujunya, saat ingin tertawa atau menangis. [AQL]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini