“BUCIN Alert” ; 8 Tanda nyata  Kalau Kamu Sudah Menjadi Korban “BUCIN”

0
143
BUCIN

Seluruh budak cinta di dunia bersatulah

Dunia sudah begitu tua, tapi kita belum saja terbebas dari perbudakan. Kemerdekaan kita dari penindasan dan keterjajahan dari penjajah luar harusnya kita rasakan manfaatnya juga sebagai pribadi dan sebagai warga negara. Di belahan dunia ini tentu masih ada bentuk penjajahan nyata, dimana moncong senjata berkuasa pada mereka yang lemah, tapi kita  sedang tidak  membahas hal tersebut yah girls, kita tidak sedang membicarakan efek perbudakan terhadap kelahiran negara amerika serikat atau bagaimana penjajahan melahirkan perbudakan. Tapi kita akan membicarakan bagaimana suatu hubungan jalinan kasih dapat melahirkan perbudakan nyata bagi seorang perempuan ataupun laki-laki. kok bisa? Bukankah cinta itu menuntut kesetaran dalam berbagi. Iya tentu saja girls.cinta itu harus di bangun dengan relasi yang seimbang dan harmonis, cinta itu seharusnya tidak menjadi senjata untuk membuatmu tunduk dan hilang kesadaran dan kemerdekaan sebagai individu.

Seorang “Bucin” alias budak cinta adalah orang yang, biasanya, akan melakukan apa saja untuk kekasihnya. Mereka menjadikan kekasihnya sebagai tuan,. Sebagaimana hubungan relasi majikan dan bukan dimasa lampau. Budak cinta tidak hanya perempuan tapi juga bisa dialami lelaki. Budak cinta akan mengabdi kepada kekasihnya bak pembantu dan jongos. Memang betul, ada beberapa majikan yang baik kepada budaknya. Tapi budak ya tetap budak ,hubungan relasi kelas diantaranya nyata. Hubungan cinta itu harus setara dan tak ada kelas yang dominan.berikut tanda tanda nyata bahwa kamu adalah seorang budak cinta, Yukk kenali dan sadari tanda-tandanya

Kamu mau melakukan Apa saja Demi Dia

Bucin

Saat kamu jatuh cinta kepada seseorang tentu wajar saja kamu ingin melakukan sesuatu yang special, kamu ingin menujukkan dedikasi dan penghormatan kepadanya sebagai pembuktian bahwa kamu mencintainya. Karena dengan meberi cinta berarti kamu mengakuinya. Namun di saat kamu melakukannya di luar batas nalar kewajaran maka kamu sudah di pastikan bahwa kamu adalah budak cinta. Sebagaimana adanya budak tak punya kuasa untuk menolak kepada tuannya .dia tak punya hak kemerdekaan, dan sebagai konsekuensi logisnya mereka harus melakukan apa saja yang diminta oleh tuannya.

Bisa saja dia memintamu untuk melakukan hal hal yang tak kamu sukai atau mungkin kamu merasa tak nyaman dengannya. Tapi dasarnya kamu budak, kamu tetap saja melakukannya tak peduli efek negatif yang di timbulkan untuk dirimu. Bisa saja dia menyuruhmu mencuri demi dirinya, atau kamu harus memberikan sesuatu yang tak seharusnya kamu berikan.

Waktumu kau habiskan hanya Untuk Dia,Dia dan Dia

Bucin

Dalam sistem perbudakan waktu adalah uang dia adalah komoditas yang nyata. Semua waktu tercurahkan untuk dia, kamu begitu rela untuk berjam jam menatapnya lewat sosial medianya atau kamu menghabiskan berjam jam untuk menunggu balasan chat dari sosial medianya tak peduli berapa lama ia akan merespon atau membalas panggilanmu. Kamu menghabiskan waktu hanya untuk dia , dia, dia saja. Padahal untuk keseimbangan hidup kamu juga butuh waktu untuk menambah wawasan dan kecerdasanmu.

Kamu Sudah Mengabaikan Teman- Temanmu

Bucin

Saat kamu benar benar jatuh dalam perbudakan cinta, segala kemerdekaanmu berada dalam genggaman tuanmu. Kamu benar-benar tidak menganggap penting untuk berinteraksi dengan teman-temanmu yang mungkin saja mereka adalah jembatan yang menghubungkan kamu dengan tuanmu. Kamu begitu tunduk dan patuh pada majikanmu itu.cinta betul betul mengikis nalarmu.

Uangmu Dihabiskan Hanya Untuk Dia

bucin

Sayang sunguh sayang jika kamu sudah berada paa fase ini, seyogyanya budak mendapatkan upah. Tetapi saat kamu yang lebih deras dalam mengeluarkan uang,itu artinya kamu berada dalam fase ketertindasan. Cinta memang harus berbagi,tapi saat kamu berbagi sampai kamu rela menghabiskan semuanya maka kamu adalah budak yang betul betul harus di eksploitasi dan kamu justru harus membayar eksploitasi itu

Kamu Selalu Membenarkan dan Justru Membelanya saat melakukan kesalahan

bucin

Duhai sang budak malang, kemanakah terbang kesadaranmu. Kamu terlahir untuk merdeka, bahkan kamu begitu rela memberikan kemerdekaan pada cinta yang kau anggap terang tapi justru menyesatkanmu pada kegelapan. Apapun yang keluar dari mulutnya menjadi sabda tuhan yang terwakilkan lewat sang tuan, kamu begitu tunduk dan pasrah menerimah apa saja kata-kata yang meloncat dari bibirnya. Bahkan kamu budak yang berprofesi sebagai pengacaranya saat dia melakukan kesalahan yang fatal. Kamu bagaikan pasukan napoleon yang rela di hujam panah demi melindungi tuannya.

Kamu Mengorbankan Semuanya Demi Dia

bucin

Sadarlah girlz, kamu bukanlahlah prajurit hitler yang fasis yang harus tunduk dan kagum dengan retorikannya dan berani membunuh demi perintahnya. Saat kamu menjadi budak cinta, kamu begitu mudah mengorbankan segalanya. Meski pengorbananmu tak terbalas dengan kemuliaan kamu mau saja untuk berkorban demi dirinya. Bahkan saat ada peluru yang datang menghampirinya karena mungkin dia adalah pelaku begal kamu rela mengorbankan tubuhmu untuk di jadikan pelabuhan untuk si timah panas ini. Dan wow kamu mati syahid..preet

Kamu Lebih Tunduk dan Patuh Padanya dibanding Orang Tuamu

bucin

Kamu sudah sangat paham tentang kisah sang malin kundang yang dikutuk jadi batu, kamu mungkin saja dikutuk menjadi batu yang lebih spesifik, contohnya atas kedurkahaanmu sang bundo mengutukmu menjadi batu tawas atau batu ginjal. Budak cinta memang tak punya daya untuk berani membanta tuannya. Demi sekantong cinta ia rela membohongi orang tuanya yang begitu jelas nyata pengorbanannya. Saat ibumu melahirkanmu, maut adalah teman berbicaranya dan kamu membalasnya dengan berbagai alasan untuk mengelabuinya, membantahnya demi sang tuan yang kere. Kamu begitu massive merampok harta benda ayah ibumu demi dapat menyenangkan perasaan tuamu.

Kamu Terasingkan Oleh Dirinya

bucin

Jika kamu pernah membaca karya maestro pemikir ekonomi anti maenstrem dari karl marx dalam buku Das kapitalnya kamu akan menemukan pernyataan bahwa budak niscaya akan mengalami proses alenasi (keterasingan). Sama halnya saat kamu di perbudak oleh cinta, selain kamu akan mengalami degradasi moral kamu juga akan mengalami keterasingan. Kamu sudah lupa tentang siapa dirimu, kamu sudah lupa bahwa kamu punya jutaan keistimewaan sebagai ibu dari mahluk yang berfikir. Ketidakwarasan dan ketidakwajaran adalah hal yang kamu lakukan tanpa menimbang dan berfikir.

Kita memang akan merasa lebih hidup saat kita sedang jatuh cinta,. Namun dengan segala hal yang berlebih lebihan justru akan melahirkan kesengsaraan. Friedrich Nietzsche pernah bilang selalu ada kegilaan dalam cinta, tapi selalu ada banyak alasan untuk kegilaan. Saat kamu benar jatuh cinta, dan kamu sedang mengalami tanda-tanda bisa saja hal tersebut menjadi alternatif untuk kamu mencapai taraf kegilaan nyata. So, budak cinta di seluruh dunia bersatulah lawanlah dengan kesadaran. [AQL]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini