7 hal Yang Menghambatmu Untuk Move on Setelah Putus Dari Dia

0
49

Menerima keputusan untuk berpisah memang tak mudah girlzz. Putus cinta memang selalu menjadi perkara rumit, apa lagi jika kamu memang bukan orang yang profesional dalam hal-putus memutuskan loh girlzz. Apa yang paling pertama terlintas ketika kita putus girlzz, yaitu keinginan kita untuk bisa move on dan berharap putusnya hubunganmu tak menjadi penghambat untuk putusnya rezekimu. Soalnya kalau kamu rapuh dan tak bisa bangkit dan parahnya lagi kalau kamu tak tahu arah jalan pulang kerumah karena terjerat dengan perenungan masalalu yang masih segar-segarnya untuk di ingat.

Saat Dia benar-benar meninggalkanmu,tentu banyak temanmu yang selalu menyarakanmu untuk bisa move on dan melakukan transmigrasi ke hati yang lain. Namun perkara move on atau bebas dan merdeka dari perasaan untuk mendalam kepadanya memang kadang menjadi hal yang sulit. Untuk fase minggu pertama tentu kamu menghadapi hari-hari yang independen tanpa dirinya, lesu,malas, mules bisa menjadi intrik awal, belum lagi nafasmu yang tak seirama dengan detak jantungmu. Jangan harap memakan coklat yang menawarkan solusi move on dapat mengatasi masalahmu. Ini bukan perkara kamu makan coklat ,dan saat gigitan pertama kamu melayang merasakan sensasi penuh kemerdekaan dan tiba-tiba fantasi liarmu menghadirkan jutaan laki-laki yang mengejarmu.

Sehari,seminggu,sebulan, setahun, memang bukan ukuran bahwa kamu bisa move on dari mantanmu.tapi berikut ini Makkundrai.id akan membantumu untuk melihat hambatan yang membuatmu gagal move on

Kamu dan mantan berada Dalam Lingkaran sosial yang sama

Kamu mungkin satu sekolah,sekelas, sekampus, teman rekan kerja, atau mungkin kamu seorganisasi berkecimpung dalam karang taruna atau organisasi sosial lainnya,sekompleks, ini semua adalah penanda bahwa diantara kalian memungkin untuk bisa terjadi kontak secara intens. Dia mungkin kakak kelasmu,seniormu,atau guru dosenmu. Dan parahnya lagi kalau semua orang yang berada dengan kamu di lingkaran sosialmu sudah saling tahu menahu tentang hubunganmu bahkan mereka sudah tahu betul bahwa kamu dengan si dia sudah end.tapi kadang –kadang temanmu seringkali membuat situasi semakin buruk tanpa menyadarinya. Ia menyinggungmu saat dia ada didekatmu juga, yeahhh,yeahh,, yang pernah jadian. Trus dia bilang ‘’balik lagi yah’’ kalian serasi kok. Seketika palu thor menghantam wajahmu.

Kamu Masih Mengintip Media Socialnya

Saat kamu sudah dicerai beraikan dari hubunganmu oleh dia,kamu masih saja bertindak sebagai tukang intip.tanpa sadar konsekunsi dari tindakanmu ini. Saat kamu putus kamu  tidak serta merta memutuskan ikatanmu di media sosial,facebook,wa, instagram .kamu masih menyimpan kontaknya. Kamu bahkan masih ngelike status statusnya bahkan ikut nimbrung komentar, kamu mau move on atau mau balikan,pikirkan lagi Girls. Memang tak ada yang salah dengan tetap berteman dengannya setelah putus tapi kalau kamu bertindak ala jurnalis investigasi,maka ini sudah pasti menghambatmu untuk move on

Kamu Masih terkungkung Untuk Meragukan Dirimu

Jika kamu yang memutuskan hubungan mungkin akan ada lebih banyak beban yang menempalimu, tapi jika kamu yang di putuskan mungkin agak sedikit berkurang rasa bersalahmu. Namun apapun itu kasuistiknya, pemutusan suatu hubungan kadang membuat kita untuk meragukan diri kita. Kepercayaan diri kita tergerus bagai erosi.kamu ragu untuk bisa mendapatkan yang lebih baik dan lebih setia serta layak untuk dijadikan teman berjuang. Go forward girlz, dunia tak selabar upilmu.ada banyak lelaki yang layak mendapatkan cintamu.

Kamu Masih Berbicara dengan Mantanmu

Saat hubunganmu sudah berakhir kamu masih sering berusaha bertarung untuk mendapatkan ruang untuk bisa berbicara dengan sidia. Kamu masih terus mengiriminya pesan untuk ketemuan,menciptakan pembicaraan diantara kalian membuatmu semakin sulit untuk move on. Terlebih parah lagi jika kamu membungkus pesanmu dengan kalimat’’ tenang aja kok ngak bakalan ada kata ‘balikan yuikkk’’.  Kamu harus pastikan kalau kamu sudah move on terlebih dahulu jika ingin berbicara dengannya.saling menyinggung kebersamaan kalian dimasa lalu membuatmu untuk terjebak untuk nostalgia, kamu ngak lagi reunion girlzz. Ingat girlzz kamu mau move on atau mau balikan.

Kamu Menolak semua Kencan dan menolak untuk Melihat orang Lain

Berkencan mungkin membantumu untuk bisa move on.kadang –kadang dibutuhkan seseorang yang baru dan intens dalam kehidupan kita untuk bisa membantu kita untuk move on. Kamu ingin melanjutkan hidup seperti sedia dulu kala bukan berhenti dan terhenti karena perasaan yang kembang kempis.  Memang tekesan kejam girlzz, tapi untuk bisa melupakan bonekamu yang hilang maka kamu harus punya boneka baru yang lebih menarik ini cukup baik untuk membuatmu bergerak maju.

Kamu Masih Menyimpan Hadiah dan Pemberiannya

Jangan lakukan hal-hal yang dapat membuatmu lebih sedih girlz.menyimpan pemberiannya yang berupa hadiah yang mungkin saja belum lunas di pembiayaan bisa membuatmu terus mengenangnya. Kamu bisa saja sedih karena melihat pemberiannya, kamu sedih bukan karena pemberian itu masih belum lunas dari cicilan,bukan juga karena hadiah itu terlalu mudah untuk ditemukan di pinggir jalan tapi lebih pada kesan kamu mengingat janji dia saat memberikan hadiah itu kekamu’’  hadiah ini tak ada artinya jika dibandingkan dengan kemurnian cintamu yang langsung diproses dekat sumber cintamu’’.(sambil mengeluarkan bunga plastik yang diambil langsung diruang tamu ibunya yang diberi parfum ayahnya) .kamu bisa memberikan mainan atau hadiah itu kepada orang orang yang senang mengoleksi hadiah dari orang –orang yang gagal move on.

Kamu Menolak Untuk berubah menjadi lebih Baik

Sangat penting untuk berusaha menjadi versi terbaik dari dirimu. Memang tak ada tombol move on semiotomatis yang terpasang di tanganmu seperti power rangers yang dalam sekejam dapat merubah perasaanmu.semua butuh proses. Kamu enggan untuk keluar dan bersosialisasi . padahal diluar sana ada banyak penawaran dari teman-temanmu untuk bisa antusias dengan perasaanmu,yang siap menghiburmu.tapi kamu tetap dengan versimu sendiri, dirumah menjadi tempat terbaik bagimu tapi kamu malas untuk berbagi tentang masalahmu.

So, demikianlah ulasan kami  tentang kenapa kamu bisa gagal untuk move on. [AQL]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini