11 Pertanyaan Yang Harus Kamu Jawab, Buat Kamu Yang Baru Jadian Dengan Seseorang Dan Sedang Memiliki Pasangan Baru

0
154
Baru Jadian Dengan Seseorang

Apakah kamu baru jadian dengan seseorang, atau usia hubunganmu masih seumur jagung, selamat yah girls, Sensasi hubungan baru memang bisa mengasyikkan dan memabukkan, tetapi orang sering mengabaikan pertanyaan yang patut untuk diketahui dalam menjalin hubungan penting ,tentu dibutuhkan kejujuran, agar dapat mencegah masalah dari ketidakcocokan dan kesalahpahaman di masa depan.

Tentu saja tidak ada cara untuk mengetahui dengan pasti apakah suatu hubungan akan bertahan dalam ujian waktu. Beberapa dari pasangan memiliki hubungan yang sangat solid. Untuk suatu keutuhan hubungan Tidak ada solusi yang tunggal, ada banyak kunci sederhana untuk memiliki hubungan yang sukses girls. dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting tentang hubungan dan bersikap jujur ​​sejak awal tentang siapa diri kamu dan apa yang kamu inginkan dalam diri  pasanganmu, Kamu telah mengambil langkah pertama untuk menuju membangun hubungan yang bahagia dan sehat kedepannya.

1. Apakah saya sudah menjadi orang yang saya inginkan dengan adanya hubungan ini?

Baru Jadian Dengan SeseorangTempat terbaik untuk memulai semua pertanyaan tentang hubungan adalah dengan memulai dari diri kamu sendiri, karena bagaimanapun, kamu adalah satu-satunya orang yang dapat kamu ubah sendiri.

Ini mungkin terdengar basi dan bahkan konyol, tetapi untuk memiliki hubungan yang kamu inginkan, pertama-tama kamu harus menjadi orang yang kamu inginkan. Hanya dengan begitu kamu dapat menarik pasangan yang mampu memiliki hubungan yang sehat dengan kamu yang sebenarnya.

Kamu mungkin memiliki pertanyaan tentang diri kamu yang perlu untuk diperhatikan sebelum Kamu dapat berhasil berkomitmen untuk menajalani hubungan yang lebih serius kedepannya. Kamu harus mempertanyakan dirimu, apakah kamu yang menjalani hubungan adalah kamu yang sepenuhnya, jangan sampai kamu hanya mengunakan topeng yang kelak akan menyiksa kamu dan hubunganmu sendiri, kamu harus apa adanya dan, karena kejujuran harus berawal dari dirimu sendiri

2. Apakah saya menginginkan hubungan ini hanya karena ingin berada dalam suatu status hubungan berpacaran saja, atau apakah saya ingin menjalin hubungan dengan orang ini secara khusus?

Banyak wanita jatuh ke dalam perangkap perasaan bahwa dengan status hubungan berpacaran dapat memberi mereka lebih banyak nilai dan tujuan, daripada sendirian, dan karena itu ia akan puas dengan situasi yang cukup dianggap masuk akal tanpa mempertanyakan apakah itu yang mereka inginkan atau tidak.

Ketika kamu mencari hubungan status berpacaran dengan laki-laki hanya karena kamu merasa harus bersama seseorang (siapa pun!), Kamu akan  lebih banyak menerima daripada memberi.

Hubungan seperti ini tidak adil bagi kedua belah pihak, karena kedua orang pantas untuk bersama seseorang yang memilih mereka untuk siapa mereka, tidak hanya karena fakta bahwa mereka bersedia dan tersedia.

3. Bisakah saya berbagi minat yang sama dengan orang ini?

Ketertarikan karena faktor fisik menang sangat kuat dan pada awalnya mungkin tidak terlalu menjadi masalah jika Kamu menikmati jenis kegiatan yang sama. Cukup bersama adalah hal cukup menarik dalam fase awal jadian sangat penting untuk bertanya apakah kamu dan dia bisa menjadi pasangan yang bisa saling berbagi dan mengerti untuk hobi dan minat kamu masing masing.

4. Apakah saya tertarik, hanya secara fisik kepada orang ini? 

Kamu patut mempertanyakan hal ini, sebab jika kamu hanya tertarik secarak fisik saja hubunganmu tak akan bertahan lama, kamu yang hanya tertarik secara fisik cenderung hanya memuja fisiknya saja, dan itu sesuatu yang sangat datar, jika kamu ingin membangun hubunganmu kearah yang lebih serius kamu harus menemukan sisi lain dari fisik sang lelaki, seperti moral, dan bagaiman ia dari sisi pertanggung jawaban apakah dia bisa diandalkan atau sama sekali tidak bisa diandalkan.

5. Apakah saya dapat menghormati orang ini dan menghargai pendapat dan idenya?

 Ketika Kamu masih dalam masa jatuh cinta, Kamu mudah memahami setiap kata seseorang dan berpikir bahwa setiap kalimat yang diucapkannya brilian. Luangkan waktu sejenak untuk mengamati bagaimana pikirannya bekerja. Apakah Kamu “bisa menghormati dan menghargai” satu sama lain? Kamu tidak harus setuju dengan setiap pendapat yang dimilikinya, tetapi apakah Kamu dengan jujur ​​menghargai pendapatnya atau kamu hanya berpura pura girls? Itu akan menyiksa kamu juga kedepannya.

sebuah hubungan yang serius harus dibangun dengan perasaan menghargai satu sama lain dengan tulus bukan dengan keterpaksaan

6. Apakah saya menjadi seperti diri saya sendiri saat dengan orang ini, atau apakah saya berperilaku berbeda, ketika dia ada? 

Jika Kamu merasa seolah-olah Kamu harus bersikap dengan cara tertentu di sekelilingnya agar dia menyukai atau mencintai kamu, kemungkinan kamu menyembunyikan beberapa bagian dari diri Kamu yang sebenarnya karena takut.

Ini adalah bentuk ketidakjujuran yang dapat mematikan suatu  hubungan. Memiliki hubungan yang sehat seharusnya membiarkan kamu menjadi diri kamu sendiri apa adanya.

7. Apakah kita memiliki sudut pandang agama / spiritual yang sama? 

Agama adalah subjek yang sensitif dalam banyak hubungan, Sistem kepercayaan kita mengatur begitu banyak perilaku kita serta mempengaruhi cara kita memandang dunia sehingga hampir mustahil untuk memiliki hubungan yang harmonis dengan mereka yang memiliki sudut pandang keagamaan yang berbeda, atau setidaknya kita bisa saling menerima perbedaan sudut pandang keagamaan kita yang berbeda walaupun kita dan pasangan kita memiliki agama yang sama.

8. Apakah saya merasa aman dan dicintai oleh orang ini?  

Ini adalah pertanyaan penting, karena hubungan apa pun tanpa keamanan dan kenyamanan sulit disebut harmonis. Keamanan dan kenyamanan memiliki sudut pandang yang berbeda beda untuk setiap masing-masing pasangan tetapi yang penting di sini adalah bahwa kedua pasangan merasa diterima dan nyaman satu sama lain.

Sejalan dengan hal ini, tanyakan pada diri kamu apakah kamu merasa nyaman kepada pasanganmu.

9. Apakah orang ini memiliki tujuan hidup yang sesuai dengan tujuan saya? 

sangat penting untuk mengetahui apakah pasangan kita memiliki tujuan yang sama dengan kita, atau apakah kita bisa selaras berjalan bersama ketika memiliki tujuan yang berbeda, dalam hal pendidikan, karir, pekerjaan dan lain-lain

10. Dapatkah saya melihat diri saya bahagia dengan dia? 

Dengan kata lain, penting untuk sepenuhnya menerima dan merangkul seseorang tanpa mengharapkan perubahan. Meskipun tidak dapat dihindari bahwa Kamu berdua akan tumbuh dan berubah saat hubungan Kamu berlanjut, Kamu dan pasangan sama-sama berhak menerima penerimaan mutlak.

Komitmen sejati berarti selalu mencoba yang terbaik untuk mencintai dan menerima satu sama lain persis di tempat kamu hari ini, mendukung visi satu sama lain.
Tidak ada yang bisa mengatakan dengan pasti apa yang membuat satu hubungan bisa berjalan dengan baik dan mulus, setiap hubungan pasti mengalami pasang surut tapi apakah kamu bisa melihat sosok laki-laki ini adalah sosok yang bisa membuat dan menjagamu untuk tetap  bahagia.

11. Apakah saya menginginkan pernikahan dengan dia? 

Jika kamu salah satu dari sekian banyak orang yang berpacaran, ada kemungkinan besar Kamu ingin membuat pasanganmu untuk bisa berada pada perjalanan di masa depan sebagai pasangan suami dan istri . Tetapi tidak semua orang siap untuk kepelaminan, bahkan mungkin tidak untuk kamu.

Tidak ada gunanya berpacaran berlama-lama tanpa batas waktu dengan seorang pria yang tidak memikirkan penikahan. Setiap perempuan menginginkan sebuah ikatan yang sakral ini.

Girls, setiap orang pasti menginginkan hubungan yang harmonis dan humanis, menciptakan kebahagiaan tentu saja adalah tantangannya, sebagai pasangan kita tentu tidak menginginkan hubungan yang singkat dan terbatas, 11 pertanyaan di atas dapat menjadi rujukan kamu untuk menemukan jawaban apakah dia benar-benar lelaki yang dapat kamu lihat di masa depan untuk menjadi teman setiamu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini