Tips-tips Mengatasi Perilaku Anak yang Tidak Menyenangkan

0
34
Jangan mengabaikan ketegangan pasca konflik

Apakah anak Bunda selalu bersikeras bahwa merekalah yang paling benar dan orang lain otomatis salah?

Hmm, beberapa anak memiliki kebiasaan buruk untuk menyatakan pendapat mereka dengan menempatkan semua orang di ruangan itu di posisi salah atau rendah— terlepas dari apakah mereka tahu apa yang mereka bicarakan atau tidak. Perilaku yang agak sombong ini bisa sangat menjengkelkan dan membuat frustrasi baik bagi orang tua maupun anggota keluarga dan orang lain.

Ketika anakanak tumbuh, mereka perlu mengembangkan minat dan ide-ide mereka, dan mereka perlu belajar bagaimana mengekspresikannya. Pada periode perkembangan anak, terkadang mereka menemukan masalah atau persoalan yang diungkapkannya secara berlebihan dan sedikit menjengkelkan bagi orang lain.

Mereka bisa saja menjengkelkan dan terus saja menjengkelkan — tetapi ingatlah bahwa kadang-kadang mereka mungkin hanya perlu menyatakan pendapat tentang sesuatu yang menurutnya benar-benar perlu Bunda ketahui. Mungkin semacam sesuatu yang dilakukan guru di sekolahnya yang menurutnya tidak pantas, atau hal berbahaya yang dilakukan oleh sopir bus di jalanan, atau perilaku berisiko dari teman-teman anak Bunda.

Penting bagi Bunda untuk mendengarkan anakanak Bunda dengan pikiran terbuka, karena ketika itu bisa saja sesuatu yang penting benar-benar perlu disampaikan pada Bunda.

Jika anak Bunda perlu menegaskan pendapat mereka tetapi melewati batas dan menjadi menjengkelkan, ada beberapa hal yang disarankan James Lehman di situs Empowering Parents yang dapat Bunda lakukan untuk membantu mengurangi perilaku itu dan mengajari mereka cara berperilaku yang lebih sesuai secara sosial, baik di dalam maupun di luar keluarga. Berikut adalah beberapa tipsnya:

Jangan Takut dengan Opini Anak

jangan takut dengan opini anak

Jangan takut dengan pendapat anakanak — jawab dan tanggapi saja dengan jujur. Itu jauh lebih efektif dalam merespon anak Bunda mengenai perilaku mereka daripada langsung memotong dan menolak pendapat, pikiran atau ide mereka.

Seringkali ide-ide mereka didasarkan pada percakapan teman di sekolah, rumor, acara budaya, atau sesuatu yang mereka lihat atau dengar di media. Ketika anak atau si kecil kesayangan Bunda berbicara dengan Bunda, mereka sering mencoba menyusun pendapat mereka sendiri.

Lebih baik mendengar anak Bunda dahulu, kemudian nyatakan pendapat Bunda dengan jujur, lalu biarkan mereka merespon, dan kemudian dengan hormat melepaskan diri dari percakapan itu. Dengan begitu, tidak ada yang terluka perasaannya dan Bunda akhirnya bisa menghindari perselisihan dan pertengkaran yang tidak perlu.
Jadi jangan terancam oleh opini dan pernyataan anak Bunda, meskipun itu salah.

Jangan Meladeni Pertengkaran, Cari Jalan Keluar

jangan menyimpan dendam

Jika anak Bunda mencoba memulai pertengkaran dengan Bunda, jangan teruskan. Orang tua sering merasa seperti mereka harus memegang kendali, yang pada kenyataannya hanya berakibat memacu keinginan anak untuk berdebat hingga urat leher terlihat begitu menonjol.

Jika Bunda tidak setuju dengan anak Bunda, mereka sering berpikir itu karena Bunda tidak mengerti apa yang mereka katakan, sehingga mereka akan terus berusaha mengatakannya dengan cara lain.

Mereka berpikir bahwa jika mereka bisa menjelaskannya sedikit lebih baik, Bunda mungkin akan segera mengerti dan mulai menerimanya. Ini adalah alasan lain mengapa pertengkaran dengan anakanak dapat terus berlanjut bahkan setelah Bunda menjelaskan sudut pBundang Bunda.

Jika anak Bunda cenderung argumentatif dan Bunda tetap berdebat dengan mereka, itu membuat mereka merasa lebih kuat dan mampu mengendalikan jalannya perdebatan.
Salah satu hal paling kuat yang dapat Bunda lakukan dengan anakanak yang tahu segalanya adalah tidak merespons mereka ketika mereka mencoba menyeret Bunda ke dalam pertengkaran.

Bersikaplah hormat tetapi di sisi lain berusahalah melepaskan diri, karena setiap kali Bunda merespons, mereka merasa terdorong untuk membalas respon Bunda kembali — dan seperti yang Bunda tahu, diskusi yang panas itu akan terus berjalan dan terus saja berlanjut.

Ketika anak Bunda telah membuat beberapa pernyataan yang salah dalam upaya untuk membuktikan pendapat mereka, hal terbaik yang dapat Bunda lakukan adalah menyatakan pendapat Bunda dengan jujur. Jangan pernah menyudutkannya.

Jangan Biarkan Satu Anak Mendominasi Semua Orang

jangan biarkan satu orang anak mendominasi semua orang

Jika anggota keluarga makan malam, menonton TV atau menonton film bersama di rumah, jangan biarkan seorang anak mendominasi percakapan sedemikian rupa sehingga menghalangi semua orang untuk mengungkapkan pendapat mereka juga.

Sangat penting untuk memahami bahwa sementara pendapat semua orang dihargai, biasanya itu dinilai hanya sekali. Setelah itu, biasanya akan berakhir menjadi lelucon yang bernada tidak menghargai.

Jika salah satu dari anakanak Bunda misalnya tidak menyukai apa yang Bunda sajikan di waktu makan malam, berikan mereka pilihan menu yang mereka perlukan dan jangan biarkan mereka terus mengganggu setiap orang dengan perilaku negatifnya. Usahakan selalu punya rencana cadangan ya, Bun.

Gunakan Isyarat

gunakan isyarat

Banyak orang tua dari anakanak yang bertindak dengan cara sombong merasa efektif untuk membuat sebuah gerakan isyarat atau kode untuk memberi Bunda bahwa mereka misalnya “harus/tidak harus melakukannya lagi.”

Bunda dan anak Bunda harus menyetujui suatu sinyal, sama seperti isyarat dalam sebuah film atau drama. Gerakan itu bisa berarti seperti,”Hentikan itu sekarang”, atau “Jangan Mengulanginya”. Bunda telah menyatakan pendapat Bunda dan Bunda harus melepaskannya.

Gerakan isyarat bisa jadi sebuah penBunda, jika Bunda melangkah lebih jauh dari penBunda itu, misalnya, maka akan ada konsekuensinya.

Banyak orang tua menemukan ini sebagai alat non-verbal yang sangat efektif untuk membantu anak mereka mengurangi perilaku yang tidak pantas tanpa mempermalukan mereka di depan orang lain. [SJF]

Semoga bermanfaat bagi Sahabat, Makkunrai.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini