Mengenali Korteks Prefrontal untuk Memandu Anak Remaja Bunda

0
80

Bunda pasti akan lebih sering frustasi setelah menyaksikan keputusan-keputusan anak remaja Bunda yang membuat kening mengkerut. Keputusan anak Bunda dalam banyak hal terkadang melampaui apa yang Bunda pikirkan dan harapkan. Dalam beberapa studi, hal ini terkait pada Korteks Prefrontal pada anak remaja.

Pada kenyataannya, korteks prefrontal belum sepenuhnya berkembang sampai usia 25 anak Bunda. Inilah sebabnya, bahkan setelah Bunda menjelaskan bahaya dan konsekuensinya jika itu tidak dikembangkan, anak Bunda mungkin masih tetap akan membuat pilihan dan keputusan yang buruk dalam kesehariannya. Korteks prefrontalnya tidak membantunya sama sekali dan akibatnya dia bakal sering membuat keputusan impulsif.

Hmm, lalu apa itu Korteks Prefrontal?

Dilansir dari situs Empowering Parents, korteks prefrontal biasanya disebut sebagai “CEO-nya otak”. Korteks prefrontal adalah sesuatu yang mempengaruhi dan mengendalikan otak dalam merangkai struktur pikiran dan analisa yang akurat. Cara lain yang sederhana untuk memahaminya adalah ia seperti rem pada mobil. Kaitannya dengan remaja adalah mereka mempunyai banyak dorongan di otaknya yang kita ibaratkan saja sebagai gas (impuls). Yang menjadi problemnya adalah mereka memiliki rem yang aus dan tidak bekerja baik (korteks prefrontalnya belum berkembang) sehingga tindakannya yang labil kerap tidak terkendali.

Nah, untuk memahaminya lebih lanjut, berikut adalah bagaimana korteks prefrontal ini bekerja dan untuk apa:

1. 1. Perencanaan ke Depan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini