Montessori: Sebuah Metode Stimulasi Kekinian untuk Anak Bunda

0
53
METODE MONTESSORI

Hai Bunda, pernahkah dengar istilah montessori? Akhir-akhir ini istilah montessori kerap disebut-sebut, dibahas dan didiskusikan lho Bun.

Hmm, apa ya montessori itu? Oke, sederhananya, istilah ini merujuk pada suatu metode atau tata cara memberi stimulasi pada anak usia dini di rumah. Tapi seperti apa sih asal muasal istilah montessori ini? Mengapa harus dinamakan montessori? Kami menelusuri situs HaiBunda untuk mengetahui ini lebih jauh.

Pendiri IndonesiaMontessori.Com, Elvina Lim Kusumo, yang kami kutip dari situa HaiBunda mengutarakan bahwa, secara singkat, montessori itu sebenarnya dari nama orang, yaitu Dr Maria Montessori. Nah montessori itu sendiri suatu pendekatan yang awalnya untuk anak berkebutuhan khusus dan pendapatan rendah. Maria Montessori berpikir bahwa anakanak di bawah 6 tahun akan lebih baik belajar dengan sesuatu yang konkret yang bisa dirasakan.

MONTESORI

Menurut wanita yang akrab disapa Mom C atau Vina ini, lima tahun pertama kehidupan anak sebenaranya merupakan masa-masa yang amat bagus bagi seorang anak untuk mendapatkan sebuah stimulasi.

“Sebenarnya zaman sekarang udah gampang banget lho, untuk yang belum tahu tentang metode ini bisa dicari di Google. Bahkan pendiri google, Larry Page dan Sergey Brin aja pernah sekolah dengan berbasis montessori lho,” tutur Vina.

Persinggungan Vina dengan montessori berawal saat dirinya ingin menyekolahkan anaknya dengan metode dasar montessori di Amerika. Saat itu Vina dan keluarganya memang tinggal di sebuah tempat di Amerika. Namun karena jarak sekolah yang cukup jauh dari rumahnl, membuatnya mengurungkan niatnya tersebut.

Montessori sudah bisa diterapkan sejak usia bayi

Ibu sekaligus penulis buku ‘Montessori di Rumah’ ini juga mengatakan sebenarnya montessori sudah bisa diterapkan sejak usia bayi. Ibu-ibu di rumah tidak perlu menunggu waktu yang begitu lama untuk memulainya.

“Ya mungkin nggak diterapkan seperti ke anak balita ya. Untuk hal simpelnya aja bisa dilakukan dengan mengenalkan anak dengan dunia sekitar misal dari mulai tekstur halus, kasar, dan lainnya. Tapi setiap anak berbeda perkembangannya jadi jangan dipaksain,” papar Vina pada situs HaiBunda.

Walaupun pada awalnya dikembangkan untuk anak berkebutuhan khusus, namun montessori ini juga memberikan banyak manfaat untuk anakanak tanpa kebutuhan khusus. Karena dengan mengenalkan segala hal yang konkret dan terkait practical life, anakanak Bunda bisa jadi lebih mandiri dan percaya diri dalam berkativitas.

Tapi, Bunda harus sedikit lebih sabar dalam menerapkan montessori ke anak. Menurut Vina, hal ini disebabkan karena kadang saat kita sudah menyiapkan berbagai kegiatan untuk anak, si kecil malah tidak bersemangat memainkannya.

Misalnya, Bunda lagi ingin mengajari anak soal menyortir kertas berdasar warna dan bentuk, ternyata anak Bunda malah kurang berminat melakukannya. Padahal sebelumnya Bunda sudah mempersiapkannya matang-matang.

Karena itu, metode ini sangat mengutamakan kesabaran orang tua. Jangan sampai, hanya karena anak menyerah lantas Bunda ikut menyerah atau tiba-tiba membandingkan kemampuan anak Bunda dengan anak lain. Vina mengingatkan, metode ini tidak melahirkan hasil dengan sekejap yang langsung keluar sekedip mata.

Terus, bagaimana dengan para Bunda yang baru tahu soal metode montessori ini? Atau malah yang belum mengetahui metode ini?

Vina menuturkan, tidak ada kata terlambat. Kegiatan ini bisa mulai diterapkan dari usia 2 hingga 6 tahun pada anak, yang penting dilakukan secara progresif dan konsisten.

“Misal dalam mengancing baju, banyak kok anak 6 tahun yang belum bisa mengancing baju, bisa banget kita ajarin lagi cara mengancing baju yang benar. Jadi nggak masalah sih selama kita konsisten ikutin metode ini, nantinya sesuai umur level latihannya aja yang dibedain,” tambah Vina.

Perlu dicatat, dalam menerapkan montessori ini, tidak perlu semua barang harus ada, lho Bunda. Memakai barang-barang dan oerkakas seadanya yang ada di rumah juga bisa lho Bun, dengan catatan itu aman bagi si kecil.

Hmm, Bagaimana Bun, belum juga mengerti soal montessori? Pada dasarnya, metode montessori ini adalah sebuah pola yang digunakan untuk anak agar mulai mengenal sebuah konsep dengan menggunakan benda konkret yang bisa dicerna indra sang kesayangan. Kuncinya, Bunda mesti memahami minat dan bakat anak. Selamat mencoba ya Bun, jangan pernah menyerah, karena kegagalan kecil atau besar sekalipun hanya bisa dilalui dengan menghadapinya. [SJF]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini