Menurut Psikolog, ini Beberapa Cara Terbaik Mendidik Anak

0
65

Tantangan dan ujian utama orang tua adalah membesarkan dan mengembangkan potensi anak dengan cara mendidik yang baik dan benar serta dikehendaki kedua pasangan. Ini karena hal yang diajarkan kepada anak sejak dini dapat melekat dan terkam sampai ia menjadi lebih dewasa

Tiap orang tua pasti sudah tentu mempunyai cara mendidik yang berbeda terhadap anak. Menurut pakar psikologi, Diana Baumrind, orang tua setidaknya memiliki tiga gaya pola asuh yang umum. Seperti apa ragam pola asuh tersebut? Berikut tiga pola asuh yang umum kita dapati:

Pola Asuh dengan Gaya Otoriter
Gaya yang satu Ini dicirikan dengan gaya yang sangat ketat. Orang tua menetapkan aturan dengan harapan anak-anaknya dapat mengikuti aturan tersebut. Jika tidak mengikuti aturan, anakanak biasanya akan mendapat hukuman dan sanksi.

Orang tua biasanya tidak berdebat atau membicarakannya terlebih dahulu dengan si kecil. Anak-anak akan ditarik dan mungkin tidak dapat berpikir untuk diri mereka sendiri. Ini karena mereka tidak pernah diberi kesempatan berbicara dan mengeluarkan pendapatnya, terutama alasan-alasan di balik tindakannya.

Cobalah ajak anak untuk dapat mengeluarkan ide-ide dan pendapat. Jika si kecil tidak memahami kenapa mereka harus disiplin, coba jelaskan apa alasan menetapkan peraturan tersebut.

Pola Asuh yang Lebih Demokratis
Pola asuh dan gaya seperti ini tetap menetapkan aturan dan pedoman untuk anakanak mereka, tapi tidak otoriter. Orang tua jauh lebih terbuka untuk mendengarkan perkataan anak dan memahami kebutuhan mereka. Jika melanggar aturan, anakanak akan ditegur dengan cara yang paling halus dan tidak menggunakan kekerasan atau langsung memberi hukuman yang keras.

Di dalam memantau dan mengawasi perilaku anakanak, orang tua yang menerapkan pola ini tidak akan ikut campur dalam kehidupan anak misalnya ketika mencari teman. Orang tua baru akan mengambil langkah lebih dalam jika merasa anak dalam keadaan bahaya. Pola ini dianggap sebagai gaya pengasuhan paling ideal dan mudah diterima oleh si kecil.

Pola Asuh yang Serba Membolehkan
Anak-anak yang dibesarkan dalam gaya ini menunjukkan kecenderungan manja dan kerap usil serta mengganggu. Anak akan cenderung berperilaku buruk jika tidak mendapatkan apa yang diinginkan dan dimintanya. Ini karena orang tua dengan tipe seperti ini tidak menetapkan batasan atau peraturan yang sedikit lebih tegas.

Jika pun ada peraturan, anak biasanya akan melanggar. Jika ini menjadi gaya pola asuh, buatlah peraturan yang mesti dipatuhi anak dan jangan menyerah. Sesekali bisa memberikan hadiah kepada si kecil jika ia berperilaku baik. Hal ini sangat bagus untuk masa depan si kecil ketika menghadapi “proses pendewasaan” yang akan segera dihadapinya kelak. [SFJ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini