Kiat-Kiat Meningkatkan Kemampuan Menulis si Kecil Sejak TK

1
131

Hai Bunda, kali ini kita akan membahas sedikit kiat mengenai kemampuan menulis untuk anak yang masih TK. Memberikan stimulus menulis di usia ini akan sangat bermanfaat ke depannya lho. Akan sangat baik jika si kecil sudah mulai menguasainya dengan baik saat ia telah duduk di bangku Sekolah Dasar.

Tapi, menulis yang akan kita bahas di sini adalah murni kiat menulis secara manual dengan perkakas dasar seperti pena, pensil, kertas polos pun yang bergaris. Ini adalah kiat dasar yang tidak hanya bermanfaat pada kemampuan jarinya menulis tapi juga akan bermanfaat menunjang kemampuan teknisnya kelak.

Lalu, seperti apa kiatnya? Mari kita bahas ya Bun…

Menulis Tangan

Menulis menggunakan tangan adalah salah satu bagian penting dari pendidikan, yang tanpanya sepertinya siklus pendidikan tidak lengkap. Menulis tangan seperti menjadi pondasi dasar yang akan menopang kemampuan anak Bunda, utamanya dalam menulis.

Pertama-tama, cobalah mulai libatkan anakanak Bunda dalam menggambar dan mewarnai, karena ini sebenarnya cukup membantu meningkatkan kualitas tulisan tangan mereka. Buat mereka menulis di garis putus-putus yang sudah terpola. Pola ini hanya untuk membiasakannya agar mulai mengenal bentuk dan jenis.

Jika kemampuannya telah berkembang maka si kecil tidak lagi memerlukan pola, tapi ia akan mulai lebih sering bereksplorasi menggunakan kemampuan jarinya.

Menulis kursi

Menulis kursif akan menyenangkan dan anakanak Bunda sebaiknya mulai menggunakannya setiap hari. Meski kelihatannya akan sulit, tapi jika menguasainya akan memudahkan anak menulis dalam bentuk yang lebih variatif.

Menulis kursif atau menulis sambung ini mesti melalui beberapa tahap. Pada tahap awal, Bunda sebaiknya memberi contoh dan pola berupa titik-titik yang berbentuk huruf-huruf kursif yang terpisah (tidak bersambung). Setelah lancar menuliskannya dengan mengikuti pola, di tahap selanjutnya biarkan ia mengenali semua huruf dan bentuknya.

Lalu, mulalilah mendampinginya menulis tanpa pola. Di tahap selanjutnya mulailah dengan pola atau huruf yang tersambung, dan lanjutkan tahapannya seperti sebelumnya. Membiasakan ini akan membuatnya memiliki banyak pengalaman yang berharga dalam peningkatan kualitas menulisnya.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mereka menumbuhkan minat belajar menulis kursif:

Ambil selembar ukuran A4 dan lipat menjadi memanjang. Buat anak Bunda menuliskan namanya dalam tulisan kursif. Potong kertas dalam bentuk huruf-huruf alfabet. Ambil hurufnya dan susunlah huruf-huruf itu sesuai ejaan namanya. Biarkan ia mulai mewarnainya jika menginginkannya, siapkan opsi warna yang beragam, dan berilah kebebasan memilih opsinya sendiri. Mungkin ini akan mulai memantik ketertarikannya.

Di kesempatan lain, minta mereka untuk mewarnai gambar dan mulai mendekorasi kertas. Kemampuan artistiknya bisa diasa melalui beberapa media dan perkakas, itu akan membantunya mulai lebih sering menghubungkan kreatifitas otak dengan kemampuan tangannya. Ini akan berkontribusi juga dalam menyingkronkan isi kepala dengan apa yang hendak ditulisnya.

Catatan: Menulis itu Mesti Menyenangkan.

Umumnya, anakanak suka bekerja dengan hal-hal yang penuh warna. Anak-anak TK berpikir menulis itu menyenangkan dan mungkin qkan segera memahami dasar-dasar menulis. Tetapi mereka juga memiliki rentang perhatian yang pendek, jadi sangat penting memberi mereka latihan yang bervariasi dan beraneka ragam.

Kegiatan menulis sangat penting bagi anakanak untuk meningkatkan dan mengendalikan gerakan motorik mereka. Sebenarnya sulit juga untuk membuat kegiatan menulis secara merata di TK, karena anakanak memiliki tingkat kemampuan yang berbeda yang dipengaruhi oleh berbagai hal.

Awalnya, mereka akan menemukan kesulitan dalam memegang pensil. Lalu akan kesulitan juga mulai menggerakkan tangan mereka di atas kertas. Bunda hanya akan mengetahui kemampuan belajar anak jika Bunda mendampingi selama kegiatan menulisnya, dan melalui itu Bunda bisa merancang kegiatan yang sesuai untuk mereka. Jangan memaksakan cara yang Bunda anggap sepertinya mudah, karena bagi mereka bisa saja sangat menyulitkan. Buatlah terlebih dahulu pemicu yang bisa memacu minatnya, buatlah itu menjadi menyenangkan ya Bun.

Anak-anak akan mendapatkan kepercayaan diri dan akan meningkatkan kreativitas mereka di bawah bimbingan Bunda . [SJF]

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini