Alasan Mengapa Bunda Perlu Mengajarkan Anak Dua Bahasa Sejak Dini

0
56
Mengajarkan Anak Dua Bahasa Sejak Dini

Bunda pasti tahu, beberapa orang tua hanya mengajarkan satu bahasa pada anaknya sampai akhirnya para guru di sekolah atau kelompok bermainlah yang melakukannya.
Si kecil yang dari awal hanya mengenal satu bahasa jadi kebingungan dan butuh waktu penyesuaian yang lama saat harus menggunakan bahasa lain selain yang biasa mereka gunakan di rumah.
Belakangan ini memang banyak lembaga pendidikan usia dini yang menggunakan bahasa asing seperti Bahasa Inggris atau Mandarin sebagai bahasa pengantar di sekolah. Lantas apakah baik bila anakanak diajarkan bahasa lain sebelum tahapan itu?
Berikut adalah alasan yang menjelaskan mengapa mengajarkan dua bahasa pada balita sangat bermanfaat serta mengapa Bunda sebaiknya melakukannya segera:

1. Lebih Cepat Menguasai


Diketahui belajar bahasa lain sejak dini akan lebih mudah ketimbang saat anak sudah makin berumur. Erika Levy, Ph.D., asisten profesor speech and language pathology di Teachers College, Columbia University, AS, mengungkapkan jika anakanak balita di usia 2 atau 3 tahun dapat mengembangkan keterampilan bahasa dengan cepat. “Mereka cepat menyerap apapun yang mereka dengar,” ujarnya. Menurut Erika, anakanak dapat belajar memahami kata-kata baru dalam 2 bahasa yang berbeda dengan kecepatan yang jauh berkali-kali lipat daripada apa yang dilakukan orang dewasa. Jadi manfaatkanlah usia dini ini untuk segera memperkenalkan dan mengajar mereka menjadi si kecil bilingual.

2. Melafalkan Bahasa Jadi Lebih Baik


François Thibaut, direktur The Language Workshop for Children di New York mengatakan bahwa semakin awal seorang anak belajar bahasa lain, maka semakin mudah bagi mereka untuk memahami bunyi-bunyi yang unik. Thibaut mrnambahkan bahwa kemampuan mendengar pelafalan fonetik yang berbeda dengan bahasa asal yang paling tajam adalah sebelum anakanak berusia 3 tahun atau 4 tahun. “Kita kehilangan kapasitas untuk mendengar, memahami, dan menghasilkan suara-suara tertentu jika kita tidak mengenalnya sejak dini,” ujarnya.
Ini berarti bila diajarkan sejak dini, kemampuan mereka menguasai bahasa lain akan lebih baik dan lebih cepat.

3. Akan Lebih Fasih


Hasil sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Psycholgy menyebutkan bahwa anakanak yang belajar bahasa asing sejak usia dini akan dapat menuturkannya lebih baik. Mereka lebih memungkinkan untuk memiliki kefasihan yang setara dengan penduduk asli bahasa asing tersebut ketimbang jika baru dipelajari saat beranjak lebih dewasa.

4. Fungsi Eksekutif Otak yang Lebih Baik


Ellen Bialystok, OC, FRSC, psikolog sekaligus profesor pengembangan bahasa di York University, Kanada, mengungkap bahwa orang-orang yang bilingual lebih mampu bertransisi di antara dua tugas, menjadi multitasking, membagi fokus, serta menyelesaikan masalah dengan lebih mudah.

5. Si Kecil Akan Lebih Kreatif


Levy menyebutkan bahwa salah satu manfaat menggunakan dua bahasa adalah anakanak akan tumbuh menjadi seseorang yang lebih kreatif.

6. Si Kecil Lebih Mudah Menguasai Banyak Bahasa


Bialystok mengatakan bahwa anakanak bilingual akan lebih mudah untuk belajar bahasa ketiga, keempat, dan seterusnya jika telah memulai lebih awal.

7. Si Kecil Tidak Cepat Pikun



Studi dari American Academy of Neurology menyebutkan bahwa akumulasi efek pengalaman dua bahasa dapat menjadi perlindungan terhadap penurunan kognitif seiring dengan penuaan dan mencegah penyakit yang berkaitan dengan fungsi otak seperti Alzheimer.Oleh sebab itu jika si kecil telah memiliki kemampuan bilingual yang baik sejak dini, maka potensi Alzheimer ini bisa diminimalisir.[SJF]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini