5 Kiat Mengajarkan Anak Meminta Maaf Sejak Dini

0
59

Bunda pasti pernah melakukan kesalahan, kan? begitu pun dengan si kecil. Seorang anak bisa saja melakukan kesalahan karena sesuatu yang disengaja maupun yang tak disengaja. Nah dalam posisi ini yang penting dipelajari adalah menangani kesalahan itu dengan proses yang diikuti pemaafan.
Meminta maaf merupakan sebuah proses pembelajaran yang perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Untuk melatih si kecil meminta maaf sejak dini, ada beberapa hal yang bisa Bunda dan Ayah lakukan. Berikut di antaranya:

Tumbuhkan Rasa Empati si Kecil

Saat mengajarkan si kecil meminta maaf, perlu disadari supaya anak sadar akan kesalahannya dan dapat melakukan minta maaf secara tulus. Maka dari itu, orang tua dapat mengajarkan bagaimana cara melakukan minta maaf dengan mengucapkan maaf dengan tulus. Perlu juga membuatnta berani menyebutkan alasan kenapa si kecil minta maaf, dan keberanian untuk tidak mengulangi kesalahannya.
Bunda dapat menumbuhkan rasa empati si kecil pada berbagai situasi sosial sebagai proses belajar minta maaf secara tulus. Rasa empati berarti si kecil dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Anak belajar berempati melalui refleksi perasaan yang dirasakan misalnya saat mainan si kecil direbut oleh anak lain.
Bunda juga dapat merefleksikan betapa sedih dan kecewanya jika mainannya yang direbut orang lain sehingga si kecil tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain. Melalui refleksi ini anak diharapkan dapat berempati untuk melakukan minta maaf dengan tulus kepada orang lain.

Dengarkan Penjelasan si Kecil Terlebih Dahulu

Ketika anak menghadapi konflik ketika bermain bersama teman, belum tentu ia yang melakukan kesalahan. Karena itu, sebaiknya Bunda mendengarkan penjelasan dan alasan si kecil terlebih dahulu sebelum meminta anak untuk langsung minta maaf. Jika si kecil melakukan kesalahan, barulah Bunda bisa menyampaikan bahwa hal yang dilakukannya bukanlah perbuatan yang baik.
Dengan mendengarkan penjelasan anak, Bunda juga akan lebih mengetahui bagaimana sudut pandangnya dalam melihat permasalahan yang terjadi antara dia dan temannya. Cara ini akan lebih memudahkan Bunda untuk menjelaskan kepada si kecil mengenai perbuatan yang telah dilakukannya dan alasan kenapa ia harus minta maaf.

Beri Penjelasan Sederhana Tentang Hal yang Benar dan Salah pada si Kecil

Anak-anak akan sulit minta maaf jika ia tidak paham mana hal yang benar untuk dilakukan dan mana yang salah. Supaya si kecil dapat memahami hal ini, coba untuk memberikan penjelasan sederhana mengenai hal yang benar dan salah. Berikan contoh-contoh yang dekat dengan kegiatannya sehari-hari. Kategorikan hal mana yang bisa dikatakan sebagai hal benar dan mana yang bisa dibilang salah.
Setelah itu, jelaskan juga pada anak jika melakukan sesuatu yang salah, maka ia harus minta maaf. Dengan menjelaskan hal ini, anak akan lebih memahami fungsi dari minta maaf karena sudah memiliki dasar yang dapat ia mengerti sebelumnya.

Jelaskan Jika Minta Maaf Bukan Berarti Kalah

Beberapa anak yang enggan minta maaf karena menganggap permintaan maaf adalah sebuah bentuk kekalahan. Melihat hal ini Bunda dapat memberikan penjelasan kepada si kecil bahwa minta maaf bukanlah sebuah kekalahan tetapi minta maaf adalah sebuah keberanian dan kejujuran.
Cobalah Bunda berikan pelukan dan apresiasi ketika si kecil berani meminta maaf secara tulus setelah melakukan kesalahan. Jangan lupa juga untuk meminta si kecil berjanji tidak melakukan kesalahan yang sama karena itulah makna penting dari minta maaf yang sebenarnya.

Jadilah Contoh yang Baik untuk si Kecil Belajar


Si kecil lebih sering belajar dari melihat lingkungan yang ada di sekelilingnya. Bunda mencoba untuk mengajarkan anak minta maaf saat mereka melakukan kesalahan.
Sebaliknya saat Bunda melakukan kesalahan kepada anak atau ke orang lain, selalu ucapkan permohonan maaf dengan tulus. Hal menjadi contoh dan mengajarkan bagaimana minta maaf kepada anak secara konkret.
Mengajarkan minta maaf kepada anak sejak kecil sangat penting untuk membentuknya menjadi pribadi yang lebih bertanggungjawab. Bunda dapat mengajarkan si kecil untuk belajar meminta maaf dengan cara yang menyenangkan.[SFJ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini