10 Tips Bagi Orang Tua Untuk Membangun Komunikasi Yang Baik Dangan Anak.

0
56
Komunikasi Yang Baik Dangan Anak.

Orang tua, tentu akan selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi dengan anak. Bagaimana berbicara dengan mereka, dan menstimulasi otak berfikir mereka. Cara anda berkomunikasi dengan anak, akan menjadi pembelajran bagi mereka bagaimana anak anda berkomunikasi dengan orang lain.

Sama halnya dengan melatih keterampilan lain, berkomunikasi dengan anak juga bisa dilatih lho Bun. Nah, ini ada beberapa tips berkomunikasi yang baik dengan anak, berdasarkan dari berbagai sumber:

1. Komunikasi Menerima Anak Sebagaimana Mestinya

Jika anak anda tahu bahwa anda menerima dia sebagaimana mestinya, dia akan memiliki tingkat percaya diri yang tinggi, bertumbuh dan berubah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Jika anak merasa diterima, maka itu akan mempermudah komunikasi anda dengannya, dan tentunya anak akan lebih mudah berbagi perasaan dan masalah yang dia hadapi.

2. Dengarkan Anak Anda

Ketika anak anda ingin ngobrol, yuk kita berhenti sejenak dari kegiatan yang sedang dilakukan. Karena jika kita terus melakukan kegiatan tersebut, nanti anak anda akan berpikir bahwa kita tidak peduli dan tidak punya waktu terhadap mereka. Biarkan mereka tahu bahwa Anda tertarik untuk mengetahui tentang mereka. Tanyakan kepada mereka apa yang terjadi di sekolah. Jangan beralih ke televisi, kompor atau handphone ketika mereka mulai bicara. 

Oleh karena itu, kita harus ingat bahwa menjadi orang tua harus lebih banyak mendengar ya, Bun. Misalnya dengan berkata: “Coba beritahu Bunda lebih banyak lagi”, Tadi kamu ngapain ? “Wow, terus?”, “Iya Bunda ngerti kok, tapi…”, “Ya ampun masa begitu?”, “Ayo ceritain, Bunda dengerin kamu”.

3. Mengatakan Sesuatu Dengan Kalimat Positif

Berusahalah untuk menghindari kata yang berlawanan “jangan” memang sulit, terlebih apabila kita terbiasa melarang anak. Contoh larangan menjadi kalimat positif:

  • Jangan banting pintu > Tolong, tutuplah pintu pelan-pelan
  • Jangan menggambari tembok > Kamu boleh menggambar di kertas ini

4. Sesuaikan Bahasa Anda Dengan Perkembangan Anak

Untuk anakanak kecil, usahakan menggunakan kata-kata yang pendek dan sederhana agar mereka mudah memahaminya. Beberapa orang tua sering melakukan kesalahan dengan bertanya kepada anak bahwa mengapa kamu menumpahkan makanan mu? Dan lain sebagainya. Bahkan orang dewasa pun tidak selalu bisa menjawab mengenai perilaku mereka. Maka dari itu, jelaskan apa yang mereka lakukan, dan memberikan solusi. Berilah alternative untuk larangan anda.

5. Berusaha Untuk Selalu Lembut Di Depan Anak

Sangat penting jika anak tahu bahwa kita marah atau kecewa terhadap kesalahan yang dia lakukan. Tapi jangan membuat anda harus berkata kasar dan berteriak di depan mereka. Itu akan membuat mereka menjauh dan bisa membenci kalian. Berusahalah untuk berkomentar dengan halus, dan merespon dengan lembut tingkah laku mereka.

6. Ajaklah Anak Berdiskusi, Bukan Menceramahi

Berdiskusi berarti komunikasi dua arah, jika searah berarti anda hanya sedang menceramahi anak anda. Dengarkan dan tanggapi keluhan, kebahagian dan kesedihan mereka. Sehingga anda bukan hanya sebagai orang tua, tapi juga sahabat maupun teman bagi mereka. Dengan berdiskusi, kita bisa menstimulasi otak berfikir mereka.

7. Tidak Malu Untuk Meminta Maaf, Meminta Tolong dan Berterimakasih

Biasakan untuk meminta maaf atas kesalahan yang anda lakukan. Jangan pernah malu, itu akan membuat mereka akan semakin dihargai. Ajak mereka untuk berperilaku sopan dengan mencontohkan kebiasaan yang baik, misalkan dengan sering mengatakan meminta tolong atau berterimakasih . Itu akan mendorong mereka untuk menirukan perkataan dan perilaku anda.

8. Jangan Pernah Mencela Perilaku Anak

Usahakan untuk tidak langsung mencela perilaku anak. Apresiasi apa yang mereka lakukan, kemudian jelaskan yang sebaiknya dan yang terpenting untuk mereka lakukan. Tetapi untuk mengingatkan, bukan disaat mereka sedang melakukan kesalahan. Lakukan di waktu lain. Agar nasihat yang anda sampaikan dapat mereka pahami dan mudah untuk dijalankan.

9. Menjalin Komunikasi Untuk Memotivasi Anak

Buatlah mereka merasa aman dan berikan anak kebebasan penuh untuk berkarya sesuai keinginan mereka. Selalu memberikan motivasi kepada anak apabila mereka mengalami kegagalan.

10. Jadilah Teladan Bagi Anak Anda

Mengajarkan anak dengan keteladanan adalah cara yang paling efektif untuk menanamkan nilai nilai. Teladan yang paling ampuh adalah diberikan oleh orang tua yang berjenis kelamin sama. Teladan Ayah untuk anak lelakinya, begitupun sebaliknya, teladan Bunda untuk anak perempuannya. Tanamkan nilai nilai positif, kikis dan buanglah kebiasaan buruk. Jadilah modal terbaik untuk anak anda. Karena mereka adalah investasi terbesar dalam kehidupan anda. Mengajarkan mereka agama, pendidikan dan kepribadian yang baik adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban anak kepada Sang Pencipta.

Demikianlah tips-tip yang dapat kami simpulkan. Untuk itu, yuk Bun mulai dari sekarang. Cobalah, tapi ingat, keberhasilannya bervariasi tergantung dari setiap invidu. Lakukan dengan metode komunikasi yang sesuai dengan anak berdasarkan pengalaman dan pemahaman anda tentang mereka. SELAMAT MENCOBA…!!!! [dila]

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini