Tetap Sehat  Saat Hari Raya Idul Adha, Ini Tipsnya

0
55
Makan daging

Bagi siapa pun, lebaran adalah momen paling spesial, seperti ibadah yang makin meningkat nilainya, pun momen bersama dan berkumpul dengan keluarga yang jarang bertemu demikian keluarga jauh dari aktifitas hari-hari kita, dan begitu punkeistimewaan lainnya yang kerap di tunggu tiap tahunnya.Hari Raya Idul Adha, misalnya, bagi ummat muslim hari raya ini kerap dijalani dengan tradisi “kurban” atau menyembelih kambing demikian juga sapi, yang kemudian daging dari hewan kurban tersebut di bagikan secara merata kepada orang-orang yang membutuhkan atau dalam sebutannya, masyarakat menengah-bawah.

Makan daging

Nha! Ngomong soal daging, bagi siapa saja saat hari raya tak pelak daging adalah hidangan utama, di setiap dapur, dengan metode pemasakan demikian khas masakan yang berbeda-beda pula, di setiap dapur. Namun demikian, ahli kesehatan cukup menyarankan agar saat hari raya datang tidak sesukanya memakan masakan yang ada, dan tidak mengontrol pola dan pembatasan memakan masakan apapun saat hari raya. Seperti di kutip dari laman Dokter Sehat, agar tetap sehat saat Hari Raya Idul Adha, berikut ini tipsnya.

  • Penderita penyakit tertentu sebaiknya membatasi asupan daging kambing: Titi Sekarindah, SpGK yang berasal dari Rumah Sakit Pusat Pertamina menyarankan penderita penyakit diabetes, koleterol tinggi, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung untuk membatasi asupan daging kambing hanya 50 gram saja untuk sekali makan agar tidak memicu kambuhnya penyakit yang diderita.
  • Tidak membungkus daging dengan plastik hitam: Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hayu Prabowo menyarankan semua orang untuk tidak memakai bahan plastik hitam sebagai pembungkus daging kurban. Plastik ini termasuk dalam bahan karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker. Ada baiknya gunakan plastik khusus atau daun pisang yang jauh lebih aman.
  • Menyimpan daging kurban:Segera simpan daging kurban di dalam freezer agar tidak mudah basi dan kandungannya tetap terjaga. Ada baiknya tidak memasak atau memanaskan daging kurban secara berulang-ulang karena bisa merusak kandungan proteinnya sekaligus menyebabkan munculnya kandungan lemak jahat yang berbahaya bagi kesehatan.
  • Tidak membuang limbah kurban sembarangan:Darah hewan bisa jadi memiliki bibit penyakit sehingga sebaiknya tidak memotong hewan kurban di tempat yang sembarangan. Selain itu, pastikan untuk membuang limbah kurban ini di septic tank agar tertimbun di dalam tanah dan tidak menjadi sumber penyakit.

Jangan pernah lupa untuk berolahraga, karena bisa membantu proses pembakaran kalori pada tubuh sekaligus menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

 

Oleh: Amha Eri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini