Ini Penyebab Berat Badan Tidak Kunjung Turun Walau Rajin Olahraga

0
26
Sumber Gambar: frisianflag.com

Pada dasarnya, cara terbaik untuk menurunkan berat badan ke rentang ideal adalah dengan olahraga. Akan tetapi, demikian tak sedikit orang yang cenderung gagal, walau sudah melakukan metode positif tersebut secara berkala. Nha! Apakah Anda salah satu yang mengalami masalah seperti ini?

Olahraga memang terbukti membantu menurunkan berat badan. khususnya dengan mempertahankan massa otot, sehingga laju metabolisme tetap tinggi. Tapi bila berat badan sulit turun meski sudah rutin olahraga, mungkin Anda perlu mengevaluasi kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

Makan Berlebihan Setelah Berolahraga

Berat badan bisa tidak turun dan justru makin bertambah,jika makan berlebihan pasca olahraga? Tanpa disadari, ini menjadi nilai sia-sia atas, sepert menunaikan rasa lapar yang muncul setelah melakukan olahraga yang cukup intens. Demikian bisa juga Anda berpikir karena sudah olahraga keras, jadi boleh mengonsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebihan.

Meski sudah rajin olahraga, Anda tetap perlu menghitung berapa jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. Praktisnya, untuk menurunkan setengah kilogram berat badan, Anda harus memotong paling sedikit 3.500 kalori per minggu. Dalam hal ini, salah satu cara yang efisien yakni dengan membakar 300 Kalori melalui aktivitas fisik dan mengurangi asupan makanan sebanyak 200 kalori setiap harinya.

Ingin Lekas Menyelesaikan Olahraga

Mulai sekarang, hentikan kebiasaan ingin lekas menyelesaikan olahraga, tanpa pemanasa, tanpa memahami berapa waktu rata-rata dalam metode tersebut,demikian malah menjadi salah satu penyebab berat badan tidak lekas turun. Ini diketahui,karena otot-otot Anda tidak benar-benar dilatih dan dibentuk. Akibatnya, pembakaran kalori menjadi kurang efektif.Setidaknya, lakukanlah pemanasan lima menit sebelum aktivitas fisik yang sesungguhnya.

Kemudian lanjutkan dengan aktivitas aerobik selama 30 menit. Dan, untuk latihan beban, lakukan pengulangan dengan perlahan agar otot terbentuk baik. Dengan demikian, tubuh Anda pun akan terbiasa menggunakan energi dan oksigen secara efisien.

Gejala Stres

Ketika dalam kondisi stres, tubuh melepaskan hormon kortisol. Bila kadar hormon tersebut berlebihan di dalam darah, laju metabolisme akan melambat sehingga tubuh cenderung menyimpan lemak.Untuk mengelola stres, selain olahraga, lakukan hobi yang Anda sukai dan ambil waktu berlibur bersama orang-orang tercinta. Bila perlu, latihan teknik relaksasi seperti meditasi.

Kurang Tidur

Saat tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan berkualitas, hormon yang mengatur rasa lapar (leptin dan ghrelin) menjadi tidak seimbang. Anda akan merasakan craving (mengidam) yang kuat, sehingga aktivitas olahraga yang telah Anda lakukan menjadi sia-sia.Di samping itu, studi tahun 2015 yang dimuat dalam jurnal Diabetologia menyebutkan bahwa kurang tidur selama 4 hari saja sudah membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak. Karenanya, penting untuk memiliki waktu tidur sebanyak 7–9 jam setiap malam.

Cara Agar Berat Badan Bisa Turun:

Menurunkan berat badan memerlukan kombinasi dari pengaturan pola makan, olahraga, pengelolaan stres dan cukup tidur. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka berat badan akan sulit turun. Dan bagi kebanyakan orang, apalagi yang sibuk bekerja, kecukupan tidur merupakan salah satu masalah besar. Agar berat badan benar-benar bisa turun, Anda harus menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang telah disebutkan. Pastikan Anda tidak melonggarkan batasan yang sudah dibuat, misalnya memperbesar porsi makan atau mengurangi waktu berolahraga.

Baliknya, intensitas atau durasi olahraga perlu ditingkatkan. Umumnya, orang dianjurkan untuk berolahraga 30 menit per hari, paling sedikit 5 hari dalam seminggu. Akan tetapi, bila tujuannya adalah untuk menurunkan berat badan, maka durasi olahraga harus diperpanjang atau intensitasnya ditingkatkan agar lebih banyak kalori yang terbakar. Tambahkan pula latihan beban ke dalam sesi olahraga yang Anda lakukan, agar massa otot bertambah.Tak hanya itu, asupan kalori dari makanan pun perlu dikurangi, tetapi jangan sampai di bawah 1.200 Kalori per hari. Apabila kurang dari itu, Anda akan cenderung kelaparan, dan hal ini akan meningkatkan risiko makan berlebihan.

Di luar olahraga, pastikan pula Anda menerapkan gaya hidup aktif misalnya dengan lebih banyak berjalan atau menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi. Di waktu senggang, Anda bisa berkebun atau melakukan aktivitas rumah tangga yang mengeluarkan keringat agar lebih banyak kalori yang terbakar.Tak lupa, tetapkan target yang realistis dan mudah dicapai. Ini akan membuat Anda lebih termotivasi, sehingga penurunan berat badan bisa dijaga konstan.

Demikian, ingatlah selalu bahwa menurunkan berat badan adalah sebuah proses yang ditentukan oleh banyak faktor. Apabila berat badan sulit turun, jangan dulu patah semangat. Akan lebih baik bila Anda introspeksi atas kebiasaan dan usaha yang sudah dilakukan untuk itu. Bila ditemukan adanya kekeliruan, segera ambil langkah yang tepat agar target berat badan yang ditentukan bisa tercapai.

 

Oleh: Amha Eri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini