Di Hari Raya Idul Adha,Bunda Wajib Lakukan Cara Sehat Ini Saat Mengolah Daging

0
32

Saat Hari Raya Idul Adha, daiging kurban selalu menjadi hidangan favorit yang kerap dinantikan. Demikian, para bunda pasti selalu punya cara sendiri dalam mengolah daging tersebut.Agar kesehatan tetap terjaga saat menjalani Hari Raya Idul Adha, bunda perlu tahu cara yang tepat dalam mengelola daging kurban. Di ketahui, baik daging sapi ataupun daging kambing, sama-sama memiliki banyakkandungan banyak, termasuk protein yang berperan dalam pembentukan otot dan fungsi otak, juga zat besi yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah pada tubuh.

Nha! Berikut tips cara sehat mengolah daging kurban. Seperti dikutip dari KlikDokter,bahwa semua kandungan nutrisi dari daging merah bisa hilang jika Anda salah dalam memasaknya. Baiknya, daging kurban yang diterima tersebut dikelola dengan menyimpan dan mengolahnya secara benar.Misalnya daging kambing, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, sebaiknya Anda tidak memasak daging pada suhu yang terlalu tinggi, atau di atas 250 derajat Celsius. Memasak daging dengan suhu yang terlalu tinggi dapat merusak kandungan gizinya.

Di sarankan pula, cara memasak daging yang paling baik adalah dengan merebus atau mengukusnya. Demikian, menghilangkan aroma khas kambing, juga Anda bisa meremas-remas potongan timun ke daging. Lalu bersihkan dan lap dengan handuk sebelum memasaknya.

Selain itu hindari menambahkan santan agar kandungan kolesterol di dalamnya tidak bertambah.Dr. Nadia Octavia juga menambahkan, selain diolah dengan dikukus atau direbus, daging juga bisa dimasak dengan cara dipanggang. Cara memasak ini juga dinilai lebih sehat, demikian juga bisa mempertahankan nutrisi dalam daging.Nha!Buat bunda, beberapa cara mengolah daging kurban yang disebutkan di bawah juga bisa Anda terapkan, seperti dikutip dari KlikDokter.

  • Jangan gunakan arang panas saat memanggang daging. Daging yang dipanggang di atas arang bertemperatur tinggi berisiko menjadi karsinogenik sehingga berpotensi menyebabkan kanker. Sebaiknya gunakan kompor atau oven untuk memanggang daging.
  • Singkirkan semua lapisan lemak pada daging sebelum mengolahnya.
  • Untuk mengurangi waktu pemasakan, daging bisa dipotong kecil-kecil agar lebih cepat matang.
  • Pisahkan alat-alat masak – seperti pisau dan talenan – yang digunakan untuk daging dengan alat masak atau alat makan untuk bahan makanan lainnya.
  • Simpan daging, terutama daging cincang, di dalam freezer bersuhu
  • Simpanlah daging yang belum digunakan di tempat tertutup seperti di dalam kotak plastik kedap udara.
  • Jika tidak mengundang tamu, jangan mengolah semua daging kurban. Bagilah daging dalam beberapa porsi. Simpan di freezer agar bisa dikonsumsi lagi di kemudian hari. Umumnya, daging kurban bisa bertahan hingga 3 bulan di freezer.

Kontrol dan hindari mengonsumsi daging secara berlebihan meski tampak lezat, konsumsi berlebihan berisiko meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Demikian juga buat Anda yang sudah punya masalah kolesterol tinggi, konsumsi saja bagian dagingnya. Hindari  bagian jeroannya seperti usus, limpa, babat, hati, atau torpedo. Bagian-bagian tersebut mengandung kolesterol yang jauh lebih tinggi ketimbang dagingnya. Imbangi juga dengan banyak mengonsumsi sayur dan buah. Selain itu konsumsilah vitamin dan mineral untuk mengurangi efek samping dari konsumsi daging secara berlebihan.

Cara lainnya yang juga penting, bunda pastikan juga daging yang akan dimasak sudah dicuci bersih dengan air mengalir. Ini bertujuan agar tidak terjadi kontaminasi kuman yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti, diare atau keracunan makanan. Jika daging tidak langsung dikelola, pastikan daging sudah kering sebelum disimpan di dalam freezer.

Tidak perlu takut mengonsumsi daging kurban saat Raya Idul Adh, selama bunda dan keluarga tahu cara mengelolanya dengan sehat.

 

Oleh: Amha Eri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini