Aturan Minum Kopi Bagi Perempuan Sebelum Berdampak Buruk Pada Kesehatan

0
31
Sumber Gambar: kopifirst.com

Makkunrai.id – Minum kopi memang di golongkan pada usia tertentu untuk memulai dan mengakhiri dalam mengkonsusinya. Pada umumnya, kopi juga di khususkan bagi yang tidak memiliki gejala dan penderita penyakit tertentu. Demikian dengan batasan konsumsi atau bahkan samasekali tidak diperbolehkan meminumnya.

Umumnya diketahui, yang mempunyai ketertarikan untuk meminum kopi adalah pria, sementara yang diketahui hingga kini, tidak sedikit perempuan yang juga penikmat kopi. Walau banyak anggapan bahwa kopi tidak begitu baik untuk para perempuan dibandingkan dengan pria.

Nha! Taukah Anda bahwa dalam menikmati kopi ada beberapa aturan yang harus dilakukan oleh para perempuan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan perempuan?

Berikut ini tiga hal ini wajib diperhatikan oleh perempuan pecinta kopi, seperti dikutip keepo.me, Selasa (03/12/2019).

Meminum kopi yang baik adalah di pagi hari

Karena adanya kafein di dalam kopi, kamu sebaiknya meminum kopi di pagi hari. Ini akan membantu adanya kontraksi pada usus sehingga sistem pencernaan menjadi lebih lancar. Jangan lupa kamu harus sarapan terlebih dahulu biar lambungmu tetap sehat.

Kurangi minum kopi pada saat menstruasi

Bagi perempuan yang sedang mengalami menstruasi, meminum kopi akan menambah rasa sakit untuk perutmu. Selain membuat perut menjadi makin sakit, kamu juga akan merasa pusing. Akan lebih baik jika kamu meminum lebih banyak air putih saat menstruasi.

Mengkonsumsi kopi kurang dari 200 mg

Normalnya, seseorang tidak boleh meminum kopi terlalu banyak. Khusus untuk para perempuan penikmat kopi, mereka tidak boleh meminum kopi lebih dari 200 mg loh! Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi kopi di atas tingkat wajar mempunyai resiko keguguran.

Waduh, ternyata efek kafein bukan hanya rasa cemas yang ekstrim, muntah-muntah, dan dehidrasi ya. Bahaya banget nih kalau kamu terus menerus menikmati kopi di atas batas wajar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini