Ternyata Celah Keamanan WhatsApp Bisa Bersembunyi di Konten Video

0
19
Sumber Gambar: express.co.uk

Makkunrai.id – Anda kerap langsung mengunduh video yang tidak jelas isinya dari rekan di WhatsApp, kini Anda mesti lebih berhati-hati atau sebaiknya menonaktifkan fitur otomatis unduh

Pada kasus ini, sejumlah video yang disisipi malware sudah tersebar via WhatsApp. Video ini tidak memiliki format MP4 biasa. Di dalamnya sudah ada malware yang bisa masuk ke dalam sistem di perangkat smartphone.

Jika ini terjadi, malware bisa dikendalikan peretas dari jarak jauh dan secara diam-diam mencuri data korbannya.

Di lansir Mashable, Rabu (20/11/19), laporan temuan ancaman keamanan ini pertama kali diketahui lewat pengumuman yang dibuat Facebook sebagai sister company dari WhatsApp.

Jenis serangan yang bisa diakibatkan oleh malware tersebut adalah serangan Denial of Services (DoS) yang membuat koneksi internet ke perangkat bermasalah. Dan satu lagi adalah Remote Code Execution atau kata lainnya kendali perangkat diambil alih pelaku serangan tanpa disadari.

Di kutip dari badan Indian Computer Emergency Response Team (CERT India), Rabu, (20/11), menyebutkan ancaman keamanan ini tingkat tinggi. Mereka menyarankan pengguna WhatsApp melakukan update sistem atau aplikasi ke versi terbaru.

Facebook juga merilis beberapa versi aplikasi WhatsApp di Android dan iOS yang terancam malware ini. Di antaranya adalah pada Android di bawah versi 2.19.274 dan pada iOS mengancam pengguna di bawah versi 2.19.100.

Ancaman juga mengancam pengguna WhatsApp jenis Business. Demikian, Facebook menegaskan pada pengguna Android, WhatsApp Business di bawah versi 2.19.104 rentan terhadap serangan malware ini. Kemudian di iOS mengancam pengguna WhatsApp Business di bawah versi 2.19.100.

Aplikasi WhatsApp sedang dalam perhatian karena baru ini diketahui perusahaan teknologi asal Israel menyadap menggunaka spyware Pegasus. Mereka memata-matai lebih dari 1.400 jurnalis di seluruh dunia yang menggunakan WhatsApp.

Spyware yang dikembangkan perusahaan teknologi bernama NSO Group asal Israel mampu menyusup sistem keamanan WhatsApp dan memantau percakapan pengguna tertentu.

Dilaporkan sebelumnya bahwa aktivis kemanusiaan dan jurnalis adalah target utamanya. Masalah ini kemudian bergulir menjadi kasus politik karena kabarnya spyware tersebut dijual bebas.

Oleh: Amha Eri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini