Awas! WhatsApp bisa diretas lewat (link) file video

0
11
Sumber Gambar: Kumparan.com

Makkunrai.id – Media sosial menjadi kebutuhan jejaring komunikasi masyarakat dewasa ini. Kebutuhan akan penggunaan media sosial tersebut menjadi sangat ikhwal di berbagai lapisan mayarakat, demikian sebagai media umum untuk beriteraksi jarak jauh, penyebar informasi dari berbagai wilayah, bahkan dunia.

Seperti WhatsApp, misalnya. Pasalnya sebuah celah ditemukan pada aplikasi pesan instan tersebut. Celah tersebut memungkinkan peretas untuk mengirim kode berbahaya lewat file video berformat MP4.

Facebook, induk dari WhatsApp, melalui sebuah pemberitahuan daring menyebutkan, celah keamanan tersebut ditemukan pada sejumlah versi aplikasi WhatsApp.

“Problem ini terletak di proses parsing metadata file MP4 dan bisa digunakan untuk serangan DoS (Denial of Service) atau RCE (Remote Code Execution),” tulis Facebook dalam pengumumannya.

Demikian bahwa celah keamanan itu bisa dieksploitasi untuk melakukan hal-hal seperti mengintip pesan pengguna hingga mengambil alih perangkat.

Kasus ini segera di tanggapi pihak WhatsApp, pihaknya pun kini telah memperbaiki celah keamanan tersebut.

Masalah tersebut hanya ditemukan pada aplikasi WhatsApp versi sebelum 2.19.274 di Android, versi sebelum 2.19.100 di iOS, dan versi sebelum 2.25.3 untuk Enterprise Client.

Kemudian, celah kemanan yang sama juga ada di aplikasi WhatsApp versi sebelum dan termasuk 2.18.368 di Windows Phone, aplikasi WhatsApp Business versi sebelum 2.19.104 di Android, dan WhatsApp Business versi sebelum 2.19.100.

Buat Anda agar lebih aman dalam menggunakan WhatsApp dan mendapatkan keamanan yang baik pada aplikasi tersebut, seperti salah satunya jika aplikasi WhatsApp di ponsel Anda masih versi lawas, sebaiknya segera lakukan pembaruan.

WhatsApp memastikan, tidak ada tanda-tanda celah keamanan tersebut sempat dieksploitasi oleh hacker sebelum ditambal, seperti di kutip Kompas.com, Rabu (20/11/19).

“Kami membuat laporan secara publik tentang potensi-potensi masalah yang sudah diperbaiki, sesuai dengan praktik di industri. Dalam kasus ini, kami meyakini bahwa pengguna tak terdampak,” ungkap WhatsApp dalam sebuah pernyataan.

Oleh: Amha Eri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini